Donor Darah??? SIAPA TAKUTTT!!!

Salah satu alasan kenapa orang belum mendonorkan darah adalah TAKUT!!!

Jarumnya besar banget…. liat jarum yang kecil saja takut, bagaimana mungkin melihat jarum yang sebesar itu? pasti SAKIT!!!

Saya pun tidak akan mungkir. Donor darah itu memang sakit. Pertama kali mendonorkan darah, saya pun disuruh pulang. Saya masih ingat kata-kata petugasnya saat itu.

“Anda terlalu takut. Bila anda takut, maka pembuluh darah anda pun akan mengecil. Sehingga penusukan pun akan menjadi lebih sulit. Dan proses pengambilan darah pun akan menjadi lebih lama. Jadi sebaiknya anda pulang, dan siapkan mental anda.”

Semakin anda takut, semakin besar rasa sakit itu. Semakin besar rasa sakit, rasa takut anda pun akan ikut semakin besar. Dan sebelum anda sadari, rasa takut itu pun akan menjadi begitu besar, sehingga anda tidak berani untuk bertindak.

Padahal bila anda sudah pernah melakukannya sekali saja, maka akan sadar bahwa rasa takut itu terkadang terlalu berlebihan.

Donor darah itu memang sakit, tapi bila kita bisa membatasinya, maka rasa sakit itu tidak akan menjadi berlebihan. Dengan begitu, kita pun akan bisa melawan rasa takut.

Berikut adalah cara-cara untuk membatasi rasa sakit dan takut tersebut:

1. menguatkan hati anda.

karena bila anda mengatakan bahwa anda tidak sakit, maka rasa sakit itu akan hilang. Dengan begitu anda bisa menjadi lebih berani.

2. Meminta petugas untuk memberitahukan waktu penusukan.

Dengan begitu anda bisa mempersiapkan diri dan tidak perlu mencelat kaget saat ditusuk.

Bila anda masih ketakutan minta waktu sebentar untuk mengatur nafas anda.

3. Mengatur nafas.

Atur nafas anda dengan cara berulang kali menarik nafas dalam. Ulangi terus sampai anda merasa detak jantung anda tidak lagi berlari dengan kencang.

Pada saat petugas memberikan aba-aba untuk menusuk, tarik nafas dalam dan tahan sampai terdengar, terasa atau terlihat petugas menurunkan tekanan manset yang mengelilingi lengan anda.

Bila anda menahan nafas saat penusukan itu terjadi, ambang rasa sakit anda akan meningkat, sehingga rasa sakit itu pun akan berkurang.

4. Mengalihkan pandangan.

Karena anda tidak perlu melihat seluruh prosesi pengambilan darah. Dan saya pernah bertemu dengan banyak orang yang melakukan hal ini. Pejamkan mata, tolehkan kepala ke arah lain. Yang pasti jangan tidur.

5. Dengarkan musik.

Karena tidak ada larangan untuk mendengarkan musik selama proses pengambilan darah. Dengan begitu, tanpa anda sadari waktu akan dengan cepat berlalu.

6. Tertawa.

Karena dengan dengan tertawa, maka anda pun akan menghilangkan rasa takut itu.

Satu hal yang perlu diingat adalah orang yang berani itu bukan lah orang yang tidak mempunyai rasa takut. Orang yang berani adalah orang yang bisa melawan rasa takut itu dan melakukan apa yang dianggap benar.

Dengan menghadapi rasa takut itu, anda dapat menolong sampai tiga orang.

Saya sudah berani melawan rasa takut itu.

BAGAIMANA DENGAN ANDA?

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s